Nama : Mardian
NPM : 54411280
Kelas : 4IA07
Tanggung jawab menurut saya adalah sebuah sikap dimana kita harus melakukan apa yang menjadi
kewajiban kita dan menerima resiko ketika kita lalai dalam melakukan kewajiban tersebut.
kewajiban kita dan menerima resiko ketika kita lalai dalam melakukan kewajiban tersebut.
Sedikit contoh adalah tanggung jawab tulang punggung keluarga dalam menafkahi keluarganya.
Dia dituntut agar bisa menghidupi keluarganya di karenakan dia memiliki tanggung jawab besar
atas keluarganya. Contoh lain adalah tanggung jawab dalam memimpin suatu bangsa, memimpin
sebuah negara adalah bukan tugas yang mudah. Seorang pemimpin negara dipilih oleh rakyat dan
diberikan kekuasaan oleh rakyat bukan berarti dia semena-mena dalam berkuasa dan memerintah,
Dia dituntut agar bisa menghidupi keluarganya di karenakan dia memiliki tanggung jawab besar
atas keluarganya. Contoh lain adalah tanggung jawab dalam memimpin suatu bangsa, memimpin
sebuah negara adalah bukan tugas yang mudah. Seorang pemimpin negara dipilih oleh rakyat dan
diberikan kekuasaan oleh rakyat bukan berarti dia semena-mena dalam berkuasa dan memerintah,
justru dengan kekuasaan yang besar maka makin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul
pemimpin tersebut.
Saya memiliki salah satu pengalaman mengenai tanggung jawab, pengalaman ini saya dapatkan
pada saat tingkat 3 semester 6. Pada waktu itu saya sedang disibukkan dengan penulisan ilmiah
(PI), tugas kuliah, praktikum lab yang banyak, dan juga kegiatan kursus dan workshop di Lepkom
Perangkat Keras. Saya sendiri sudah dari tingkat 2 menjadi asisten di Lepkom Perangkat Keras,
tidak dapat dipungkiri semenjak saya menjadi asisten disana saya banyak sekali belajar dan
mendapatkan pelajaran yang sebagian besar tidak ada di kelas. Pada semester 6 itu Lepkom
Fundamental Gunadarma akan membuat beberapa modul baru untuk materi kursus
diLab-nya, lalu pihak mereka meminta perwakilan setiap Lab Lepkom untuk berpartisipasi dalam
pembuatan modul. Mendapatkan informasi seperti itu kepala Lab Perangkat Keras pun menunjuk
3 orang yang dapat dipercaya untuk ditugaskan dalam pembuatan modul tersebut. Beruntungnya
saya menjadi salah satu asisten yang dipilih untuk tugas tersebut. Pada awalnya saya berpikir
apakah saya sanggup untuk menjalankan tugas tersebut dengan baik apalagi kegiatan diluar lab
yang sedang sibuk-sibuknya, dan akhirnya pun saya mencoba menjalani dengan niat sambil
belajar dan mengembangkan kemampuan diri. Singkat cerita saya diberi waktu kurang lebih 2
bulan untuk membuat materi, tutorial yang berupa video, dan juga aktivity. Saya berusaha
semaksimal mugkin untuk membagi waktu antara kuliah, kegiatan lab, dan juga pembuatan modul,
sampai hampir setiap hari saya pulang malam dari kampus. Tetapi dengan kesabaran, kerja keras,
dan rasa tanggung jawab yang saya tanggung akhirnya saya dapat menyelesaikan projek tersebut
tepat waktu. Tidak sampai disitu, pihak Lepkom Fundamnental pun meminta agar tiap asisten
yang bertugas membuat modul harus mengajarkan materi tersebut kepada asisten Lab
Fundamental dan menjadi instruktur untuk modul tersebut dalam jangka waktu 1 semester.
Tentu saja itu menjadi pengalaman baru yang penuh tanggung jawab bagi saya karena saya harus
mempertanggung jawabkan apa yang saya buat. Tapi saya yakin dengan tanggung jawab sebesar
itu akan membuat diri saya berkembang dan lebih tahan banting ketika nanti terjun langsung ke
dalam dunia kerja.
tidak dapat dipungkiri semenjak saya menjadi asisten disana saya banyak sekali belajar dan
mendapatkan pelajaran yang sebagian besar tidak ada di kelas. Pada semester 6 itu Lepkom
Fundamental Gunadarma akan membuat beberapa modul baru untuk materi kursus
diLab-nya, lalu pihak mereka meminta perwakilan setiap Lab Lepkom untuk berpartisipasi dalam
pembuatan modul. Mendapatkan informasi seperti itu kepala Lab Perangkat Keras pun menunjuk
3 orang yang dapat dipercaya untuk ditugaskan dalam pembuatan modul tersebut. Beruntungnya
saya menjadi salah satu asisten yang dipilih untuk tugas tersebut. Pada awalnya saya berpikir
apakah saya sanggup untuk menjalankan tugas tersebut dengan baik apalagi kegiatan diluar lab
yang sedang sibuk-sibuknya, dan akhirnya pun saya mencoba menjalani dengan niat sambil
belajar dan mengembangkan kemampuan diri. Singkat cerita saya diberi waktu kurang lebih 2
bulan untuk membuat materi, tutorial yang berupa video, dan juga aktivity. Saya berusaha
semaksimal mugkin untuk membagi waktu antara kuliah, kegiatan lab, dan juga pembuatan modul,
sampai hampir setiap hari saya pulang malam dari kampus. Tetapi dengan kesabaran, kerja keras,
dan rasa tanggung jawab yang saya tanggung akhirnya saya dapat menyelesaikan projek tersebut
tepat waktu. Tidak sampai disitu, pihak Lepkom Fundamnental pun meminta agar tiap asisten
yang bertugas membuat modul harus mengajarkan materi tersebut kepada asisten Lab
Fundamental dan menjadi instruktur untuk modul tersebut dalam jangka waktu 1 semester.
Tentu saja itu menjadi pengalaman baru yang penuh tanggung jawab bagi saya karena saya harus
mempertanggung jawabkan apa yang saya buat. Tapi saya yakin dengan tanggung jawab sebesar
itu akan membuat diri saya berkembang dan lebih tahan banting ketika nanti terjun langsung ke
dalam dunia kerja.
Itu adalah salah satu pengalaman yang berkesan bagi saya, dan saya merasa beruntung pernah
mengalaminya.
0 komentar:
Posting Komentar